Bali sebagai destinasi wisata yang siap bersaing di era global

Bali sebagai destinasi wisata yang siap bersaing di era global

Sektor pariwisata merupakan industri terbesar dan terkuat dalam pembiayaan ekonomi global. Sektor pariwisata akan menjadi pendorong utama perekonomian dunia pada abad ke-21 dan menjadi salah satu industri yang mengglobal. Pada zaman era globalisasi ini perkembangan bisnis pariwisata berkembang pesat, dan menimbulkan persaingan antar Negara yang satu dengan yang lainnya. 

Pariwisata telah memberikan devisa yang cukup besar bagi berbagai negara. Oleh karena itu, semua negara di dunia saling mempromosikan negara atau daerahnya. Salah satunya Indonesia merupakan negara kepulauan yang menjadi salah satu kawasan pariwisata dunia, karena potensi pariwisata yang dimiliki yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan seperti keanekaragaman suku, budaya, dan sumberdaya yang unik yang tidak dapat dijumpai dikawasan pariwisata lain. 

Bali telah mulai menginjak dunia kepariwisataan mulai tahun 1927 sampai sekarang dan telah menjadi pusat pariwisata yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Daya tarik Bali adalah dengan kebudayaannya yang unik dan merakyat. Kehidupan kebudayaannya adalah menyatunya agama, kebudayaan, adat yang harmonis, cipta, rasa dan karsa sebagai unsur budi daya manusia menonjol mengambil bentuk keagamaan, estetika dan etika (seni budaya, solidaritas, gotong royong rasa kebersamaan). Situs wisata terbesar di dunia TripAdvisor menetapkanPulau Bali sebagai pulau untuk tujuan wisata terbaik di Asia. Dengan begini, Bali berada di posisi teratas di antara sembilan pulau lainnya di Asia. Pengembangan pariwisata  Bali ke depan harus tetap mempertahankan budaya dalam menghadapi era globalisasi. 

Globalisasi adalah keniscayaan yang harus ditanggapi dengan tenang dan tidak gegabah. 

Salah satu yang sudah berjalan lebih dari satu tahun terakhir ini adalah integrasi ekonomi dalam bentuk perdagangan bebas antarnegara kawasan Asia Tenggara yang disebut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Bali memiliki modal besar untuk menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) utamanya di sektor pariwisata. Bali sudah mengirim sumber daya manusia (SDM) yang andal dalam bidang pariwisata, khususnya tenaga kapal pesiar ke Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya di belahan dunia. Hal itu menunjukkan SDM bidang pariwisata dari Bali sudah mampu bersaing di pasar global, namun lembaga pendidikan bidang pariwisata setempat masih tetap dituntut untuk mampu meningkatkan mutu lulusannya. 

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started